Sahabatan sama kamu menggores banyak banget kenangan dari mulai bahagia sedih kesel sekalipun. Aku udah tau isi luar dalam kamu, dan kamu juga begitu. Kita sama-sama saling mengenal. Kita juga sama-sama punya banyak kesamaan yang susah untuk dijabarkan satu-satu. Kalau ada persamaan pasti ada perbedaan yang lebih banyak dari persamaan kita. Tapi sebenarnya malah perbedaan itu yang buat kita nggak bisa jauh. Sebelas tahun sahabatan sama kamu bukan waktu yang singkat. Kita berdua udah menjalin cerita yang mungkin lucu juga kalau dijadiin buku tapi yang jadi pertanyaan laku atau nggak buku itu ha ha ha .
Kalau aku boleh jujur, berat banget neglaluin semua ini, perjalanan panjang kita seolah harus berakhir. Tinggalkan semua memori cerita masa yang lalu. Harus mencari orang seperti kamu diluar sana, aku yakin nggak ada yang lebih ngertiin aku selain kamu. Aku udah terlanjur percaya sama kamu, dan kamu pun begitu. Aku nggak tahu harus percaya sama siapa lagi selain kamu. Kamu tahu ngelepas kamu sama seperti melepas diriku sendiri berjalan tanpa siapapun. Ketakutan aku ini besar banget. Aku takut kehilangan kamu dan takut nggak bisa nemuin seseorang seperti kamu nanti. KAMU SANGAT BERHARAGA DAN BERARTI BUAT AKU FELLIEN REVINA.
Nggak pernah terbayangkan sama aku kalau kita harus berpisah. Air mata aku sudah habis, aku juga sudah tak bisa berkata apapun. Aku Cuma ingin kamu yang selalu ada untuk aku, nggak melepaskan genggaman erat persahabatan kita.
Makasih yah udah mau jadi sahabat yang baiik banget untuk aku, maaf kalau aku suka buat kamu kesel. Nggak bisa buat kamu nyaman, maaf juga nggak bisa bales semua kebaikan kamu ke aku. Aku emmang bukan sahabat yang sempurna, tapi inilah aku dengan kekurangan dan kelebihan aku.
Aku saying banget sama kamu dan berharap kamu nggak pernah nuinggalin aku dan lupain aku. Kamu udah buat hidup aku berwarna sangat cerah dan kamu nggak akan pernah hilang dari keindahan kehidupan aku sampai kapan pun.
Sabtu, 22 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sabtu, 22 Mei 2010
Setelah 11 tahun bersama sekarang waktunya..
Sahabatan sama kamu menggores banyak banget kenangan dari mulai bahagia sedih kesel sekalipun. Aku udah tau isi luar dalam kamu, dan kamu juga begitu. Kita sama-sama saling mengenal. Kita juga sama-sama punya banyak kesamaan yang susah untuk dijabarkan satu-satu. Kalau ada persamaan pasti ada perbedaan yang lebih banyak dari persamaan kita. Tapi sebenarnya malah perbedaan itu yang buat kita nggak bisa jauh. Sebelas tahun sahabatan sama kamu bukan waktu yang singkat. Kita berdua udah menjalin cerita yang mungkin lucu juga kalau dijadiin buku tapi yang jadi pertanyaan laku atau nggak buku itu ha ha ha .
Kalau aku boleh jujur, berat banget neglaluin semua ini, perjalanan panjang kita seolah harus berakhir. Tinggalkan semua memori cerita masa yang lalu. Harus mencari orang seperti kamu diluar sana, aku yakin nggak ada yang lebih ngertiin aku selain kamu. Aku udah terlanjur percaya sama kamu, dan kamu pun begitu. Aku nggak tahu harus percaya sama siapa lagi selain kamu. Kamu tahu ngelepas kamu sama seperti melepas diriku sendiri berjalan tanpa siapapun. Ketakutan aku ini besar banget. Aku takut kehilangan kamu dan takut nggak bisa nemuin seseorang seperti kamu nanti. KAMU SANGAT BERHARAGA DAN BERARTI BUAT AKU FELLIEN REVINA.
Nggak pernah terbayangkan sama aku kalau kita harus berpisah. Air mata aku sudah habis, aku juga sudah tak bisa berkata apapun. Aku Cuma ingin kamu yang selalu ada untuk aku, nggak melepaskan genggaman erat persahabatan kita.
Makasih yah udah mau jadi sahabat yang baiik banget untuk aku, maaf kalau aku suka buat kamu kesel. Nggak bisa buat kamu nyaman, maaf juga nggak bisa bales semua kebaikan kamu ke aku. Aku emmang bukan sahabat yang sempurna, tapi inilah aku dengan kekurangan dan kelebihan aku.
Aku saying banget sama kamu dan berharap kamu nggak pernah nuinggalin aku dan lupain aku. Kamu udah buat hidup aku berwarna sangat cerah dan kamu nggak akan pernah hilang dari keindahan kehidupan aku sampai kapan pun.
Kalau aku boleh jujur, berat banget neglaluin semua ini, perjalanan panjang kita seolah harus berakhir. Tinggalkan semua memori cerita masa yang lalu. Harus mencari orang seperti kamu diluar sana, aku yakin nggak ada yang lebih ngertiin aku selain kamu. Aku udah terlanjur percaya sama kamu, dan kamu pun begitu. Aku nggak tahu harus percaya sama siapa lagi selain kamu. Kamu tahu ngelepas kamu sama seperti melepas diriku sendiri berjalan tanpa siapapun. Ketakutan aku ini besar banget. Aku takut kehilangan kamu dan takut nggak bisa nemuin seseorang seperti kamu nanti. KAMU SANGAT BERHARAGA DAN BERARTI BUAT AKU FELLIEN REVINA.
Nggak pernah terbayangkan sama aku kalau kita harus berpisah. Air mata aku sudah habis, aku juga sudah tak bisa berkata apapun. Aku Cuma ingin kamu yang selalu ada untuk aku, nggak melepaskan genggaman erat persahabatan kita.
Makasih yah udah mau jadi sahabat yang baiik banget untuk aku, maaf kalau aku suka buat kamu kesel. Nggak bisa buat kamu nyaman, maaf juga nggak bisa bales semua kebaikan kamu ke aku. Aku emmang bukan sahabat yang sempurna, tapi inilah aku dengan kekurangan dan kelebihan aku.
Aku saying banget sama kamu dan berharap kamu nggak pernah nuinggalin aku dan lupain aku. Kamu udah buat hidup aku berwarna sangat cerah dan kamu nggak akan pernah hilang dari keindahan kehidupan aku sampai kapan pun.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar